Proses pembuatan

Proses pembuatan tegel semen motif adalah proses yang sangat rumit (juga menarik!) dan perlu keahlian tukang yang berpengalaman. Maka sejak dulu sampai sekarang tegel semen tetap dibuat dengan cara manual, tidak pernah dibuat secara otomatis.
Berikutnya adalah proses pembuatan tegel di pabrik Sarasa.


1. persiapan campuran semen

Memcampur semen dan mil serta pewarna semen. Dicampur merata mengunakan tangan biar warna bisa tercampur dengan sempurna. (Warna bisa keluar bila ada gesekan dengan kedua tangan.) Terus diayak dengan ayakan halus.


2. menuang bubur semen (lapisan pertama)

tuangi adonan semen berwarna ke cetakan motif

Memasang cetakan motif yang terbuat dari lembaran kuningan (rupanya seperti cetakan roti kering, atau sedikit mirip dengan cap batik) ke dalam cetakan baja yang bisa tahan tekanan berapa ton pada proses pengepresan (berat cetakannya kira-kira 30kg!). Tuangkan adonan bubur semen berwarna ke dalam tiap ruang cetakan motif menurut warna yang diinginkan. Setelah mengisi semua ruang, cetakan motif diambil dari cetakan baja.

 

3. menabur campuran semen kering (lapisan kedua, ketiga, keempat)

Memberi lapisan kedua, ketiga, dan keempat dengan campuran dan ukuran yang berbeda.

 

4. menutup cetakan

Setelah diberi semua bahan untuk 4 lapisan, cetakan baja ditutup.


5. pengepresan

ngepres dengan tekanan mesin hidrolis
Pres dengan tekanan mesin hidrolis.

 

6. pengambilan tegel dari cetakan

Cetakan baja dibuka dan diambil tutupan dan kalungan(freme)nya. Ambil tegel yang baru dipres yang masih basah dan labil. Proses ini sangat butuh keahlian dan ketelitian. Kalau bukan tukang tegel yang ahli kemungkinan besar akan rusak pada proses pengambilan tegel ini.

 

7. pengeringan pertama

Sementara ditaruh di rak.


8. perendaman air

tegel setengah kering dimasukkan bak air
Tegel yang setengah kering dimasukkan ke dalam bak air dan dibiarkan selama beberapa hari sampai 1 minggu. (Proses ini harus dilalui karena di dalam air ada proses kimia yang membuat tegel itu menjadi sangat keras.)

 

9. pengeringan kedua

setelah diambil dari bak, ditaruh di rak untuk diangin-anginkan
Tegel yang sudah mengeras diambil dari bak air dan ditaruh di rak yang teduh. (Karena proses pengeringan lebih bagus tidak terlalu cepat kering.)

 

10. finishing

Gosok sudut-sudutnya pakai amplas. Siap dikirim!


11. pemasangan dan finishing

Tegel biasanya dipasang dulu di dalam ruangan rumah, baru diselep pakai osasir untuk mengkilatkan. Setelah itu bisa dikasih MAA untuk menhindari debu yang menempel.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s